Cisco Packet Tracer - Membuat Jaringan Wireless

Jaringan wireless merupakan sebuah jaringan computer yang saling terhubung dengan media tanpa kabel, jaringan wireless biasanya menghubungkan suatu system computer dengan yang lainnya menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel seperti penggunaan gelombang radio, gelombang mikro, ataupun infra merah.

Jaringan wireless ini sering digunakan untuk menghubungkan jaringan computer dengan jarak dekan maupun jauh, dengan jarak yang dekan dapat menggunakan alat pemancar seperti Bluetooth dan jarak jauh biasanya menggunakan satelit. Contoh dari jaringan wireless ini adalah WLAN atau wireless land an Wi-Fi.

https://padsite.blogspot.com/2019/06/membuat-jaringan-wireless-menggunakan-cisco-packet-tracer.html

Untuk membangun sebuah jaringan wireless ini dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat access point dan wireless network adapter. Jika jaringan telah aktif maka secara otomatis jaringan ini akan terhubung dengan melawati mode autentikasi jika menggunakanya.

Jaringan wireless ini dapat dibuat simulasinya dengan menggunakan software cisco packet tracer, untuk membuat jaringan wireless tersebut anda dapat mengikuti langkah – langkah berikut ini :

Jalankan software cisco packet tracer kemudian tambahkan satu buah perangkat access point dengan nama Access Point-PT-N, dua buah laptop dan dua buah computer. Secara default pada laptop dan computer menggunakan fastethernet untuk menggunakan perangkat wireless maka perlu menambahkannya pada laptop maupun computer tersebut.

Untuk menambahkan perangkat baru atau wireless card klik icon laptop masuklah pada tab physical kemudian matikan terlebih dahulu indicator lampu pada laptop, setelah itu cari sebuah perangkat dengan nama WPC300N kemudian klik. Setelah itu lakukan drag dan drop perangkat pada laptop atau mencopot terlebih dahulu perangkat yang telah terpasang.

Jika sudah di lepas maka langkah selanjutnya adalah menambahkan perangkat baru WPC300N pada laptop tersebut. Kemudian drag icon di bawah yaitu perangkat WPC300N kemudian drop pada socket yang tersedia pada laptop tersebut.

Setelah perangkat wireless card di pasang langkah selanjutnya adalah menghidupkan ulang indicator pada laptop atau menghidupkan kembali laptop untuk menghubungkannya pada wireless access point. Secara otomatis wireless akan saling terhubung, karea secara default access point ini tanpa menggunakan autentikasi password dan secara otomatis telah tersetting ip addressnya dengan mode DHCP namun untuk ip address ini dapat menggantinya dengan mode statis akan tetapi harus dalam satu kelas dan satu network.

Untuk memastikan secara otomatis network yang dihubungkan menggunakan access point tersebut dapat masuk pada mode simulasi dengan mengirimkan pesan atau PDU pada laptop laiinya yang terhubung. Anda dapat masuk ke command promt melalui tab desktop. Berikut adalah ip address yang di dapatkan dan pengecekan konektifitas yang dilakukan pada laptop tersebut.

Laptop0
Packet Tracer PC Command Line 1.0
C:\>
ipconfig

Bluetooth Connection:(default port)

   Link-local IPv6 Address.........: ::
   IP Address......................: 0.0.0.0
   Subnet Mask.....................: 0.0.0.0
   Default Gateway.................: 0.0.0.0

Wireless0 Connection:

   Link-local IPv6 Address.........: FE80::203:E4FF:FE4D:DCDB
   Autoconfiguration IP Address....: 169.254.220.219
   Subnet Mask.....................: 255.255.0.0
   Default Gateway.................: 0.0.0.0

C:\>ping 169.254.7.218

Pinging 169.254.7.218 with 32 bytes of data:

Reply from 169.254.7.218: bytes=32 time=26ms TTL=128
Reply from 169.254.7.218: bytes=32 time=13ms TTL=128
Reply from 169.254.7.218: bytes=32 time=21ms TTL=128
Reply from 169.254.7.218: bytes=32 time=14ms TTL=128

Ping statistics for 169.254.7.218:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 13ms, Maximum = 26ms, Average = 18ms

Laptop1
Packet Tracer PC Command Line 1.0
C:\>ipconfig

Bluetooth Connection:(default port)

   Link-local IPv6 Address.........: ::
   IP Address......................: 0.0.0.0
   Subnet Mask.....................: 0.0.0.0
   Default Gateway.................: 0.0.0.0

Wireless0 Connection:

   Link-local IPv6 Address.........: FE80::201:97FF:FE95:7DA
   Autoconfiguration IP Address....: 169.254.7.218
   Subnet Mask.....................: 255.255.0.0
   Default Gateway.................: 0.0.0.0

C:\>ping 169.254.220.219

Pinging 169.254.220.219 with 32 bytes of data:

Reply from 169.254.220.219: bytes=32 time=12ms TTL=128
Reply from 169.254.220.219: bytes=32 time=17ms TTL=128
Reply from 169.254.220.219: bytes=32 time=16ms TTL=128
Reply from 169.254.220.219: bytes=32 time=11ms TTL=128

Ping statistics for 169.254.220.219:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 11ms, Maximum = 17ms, Average = 14ms

Untuk membuat simulasi wireless lainnya anda dapat menghubungkan dua buah computer yang belum tersambung pada wirless access point tersebut. Dan melakukan pengujian konektifitas pada perangkat – perangkat yang tersambung tersebut.

0 Response to "Cisco Packet Tracer - Membuat Jaringan Wireless"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel